Kesalahan Umum Saat Membuat Signage untuk Toko
Signage adalah salah satu elemen paling penting dalam visual sebuah toko. Banyak pelanggan pertama kali mengenal sebuah brand justru dari signage yang mereka lihat dari jalan. Karena itu, desain signage tidak hanya soal estetika, tetapi juga soal fungsi, visibilitas, dan identitas brand.
Sayangnya, masih banyak pemilik bisnis yang membuat signage tanpa perencanaan yang matang. Akibatnya, signage terlihat kurang menarik, sulit dibaca, atau bahkan tidak terlihat oleh calon pelanggan. Banyak brand akhirnya berkonsultasi dengan Laserfox jasa neon sign Surabaya untuk memastikan signage yang dibuat benar-benar efektif.
Berikut beberapa kesalahan umum yang sering terjadi saat membuat signage untuk toko.
-
Menggunakan Font yang Terlalu Rumit
- Salah satu kesalahan paling sering terjadi adalah memilih font yang terlalu dekoratif atau sulit dibaca. Banyak pemilik toko ingin tampil unik, tetapi justru menggunakan font yang membuat nama brand menjadi tidak jelas.
- Font yang terlalu tipis, terlalu banyak ornamen, atau terlalu rapat dapat membuat signage sulit dibaca dari jarak jauh. Padahal, tujuan utama signage adalah agar orang bisa mengenali nama toko dengan cepat.
- Vendor profesional biasanya menyarankan penggunaan font yang sederhana namun kuat secara visual. Banyak bisnis juga berkonsultasi dengan vendor neon signage untuk menentukan jenis huruf yang tetap menarik tetapi tetap mudah dibaca.
-
Warna yang Kurang Kontras
- Warna juga berperan besar dalam efektivitas signage. Kombinasi warna yang kurang kontras sering membuat tulisan terlihat “tenggelam” dan sulit dibaca.
- Contoh kesalahan yang sering terjadi antara lain:
-
- Tulisan terang di background yang juga terang
- Warna logo yang tidak menonjol di malam hari
- Kombinasi warna yang terlalu banyak
- Untuk signage yang menggunakan pencahayaan neon, pemilihan warna lampu juga sangat penting. Banyak pemilik bisnis akhirnya meminta saran dari Laserfox jasa neon sign Surabaya untuk menentukan kombinasi warna yang tetap menarik sekaligus mudah terlihat.
-
Ukuran Huruf Terlalu Kecil
- Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah membuat ukuran huruf terlalu kecil. Pemilik bisnis biasanya fokus pada desain logo tanpa mempertimbangkan jarak pandang dari jalan. Padahal, signage harus tetap bisa dibaca oleh orang yang berjalan atau berkendara melewati toko.
- Ukuran huruf yang ideal biasanya disesuaikan dengan:
-
- Jarak pandang
- Posisi pemasangan
- Kondisi lingkungan sekitar
- Banyak vendor neon signage seperti Laserfox yang akan membantu klien menghitung ukuran huruf yang tepat agar signage tetap terlihat jelas dari berbagai sudut.
-
Tidak Memperhatikan Pencahayaan
- Signage yang terlihat bagus di siang hari belum tentu terlihat jelas di malam hari. Inilah alasan mengapa pencahayaan menjadi faktor penting dalam desain signage.
- Beberapa kesalahan yang sering terjadi antara lain:
-
- Lampu terlalu redup
- Lampu terlalu terang sehingga menyilaukan
- Cahaya tidak merata
- Penggunaan neon signage atau backlit lighting dapat membantu signage tetap terlihat menarik di malam hari. Banyak toko menggunakan layanan dari Laserfox jasa neon sign Surabaya untuk memastikan sistem pencahayaan signage mereka bekerja dengan optimal.
-
Posisi Signage Kurang Strategis
- Selain desain dan ukuran, posisi signage juga sangat mempengaruhi efektivitasnya. Jika signage dipasang terlalu tinggi, terlalu rendah, atau tertutup elemen lain, maka orang akan sulit melihatnya.
- Kesalahan yang sering terjadi antara lain:
-
- Signage tertutup pohon atau tiang listrik
- Posisi terlalu jauh dari jalur pandang pelanggan
- Sudut pemasangan tidak menghadap ke arah lalu lintas
- Karena itu, sebelum memasang signage biasanya dilakukan analisis lokasi terlebih dahulu. Banyak vendor neon signage seperti Laserfox juga bisa membantu klien menentukan posisi yang paling strategis agar signage mudah terlihat, karena sudah berpengalaman puluhan tahun bekerja sama dengan brand dalam proses pemasangan signage.
-
Desain Terlalu Ramai
- Beberapa bisnis mencoba memasukkan terlalu banyak elemen ke dalam satu signage. Misalnya menambahkan slogan panjang, nomor telepon, hingga berbagai ikon tambahan. Akibatnya, signage menjadi terlihat penuh dan sulit dibaca.
- Signage yang efektif biasanya hanya menampilkan beberapa elemen utama, seperti:
-
- Logo brand
- Nama toko
- Elemen visual sederhana
- Banyak bisnis yang ingin tampil lebih modern akhirnya memilih desain signage yang lebih clean dengan bantuan Laserfox jasa neon sign Surabaya agar tampilannya tetap menarik tanpa terlihat berlebihan.
-
Tidak Mempertimbangkan Konsep Brand
- Kesalahan terakhir yang cukup sering terjadi adalah membuat signage yang tidak sesuai dengan konsep brand.
- Misalnya:
-
- Cafe minimalis menggunakan signage terlalu ramai
- Brand premium menggunakan desain signage yang terlihat murah
- Toko modern menggunakan font yang terlalu klasik
- Signage seharusnya menjadi bagian dari identitas brand. Karena itu desainnya perlu selaras dengan konsep interior dan karakter bisnis.
Konsultasi Dulu, Agar Signage Diproduksi dengan Tepat
Signage adalah investasi visual yang sangat penting bagi sebuah toko. Desain yang tepat dapat membantu brand lebih mudah dikenali dan menarik perhatian pelanggan. Sebaliknya, kesalahan kecil seperti font yang sulit dibaca, warna yang kurang kontras, atau pencahayaan yang tidak tepat dapat membuat signage menjadi kurang efektif.
Dengan perencanaan yang baik dan pemilihan desain yang tepat, signage dapat menjadi elemen branding yang kuat. Banyak bisnis akhirnya memilih bekerja sama dengan Laserfox jasa neon sign Surabaya untuk memastikan signage mereka tampil menarik, mudah dibaca, dan sesuai dengan karakter brand. Konsultasi dengan vendor neon signage juga membantu pemilik usaha menghindari berbagai kesalahan umum dalam proses pembuatan signage. Dengan begitu, signage tidak hanya terlihat bagus tetapi juga benar-benar berfungsi sebagai alat komunikasi visual yang efektif.